Mengunjungi Sedikit Wilayah di Italia

Tanggal 24-27 Mei yang lalu saya dan suami saya berkesempatan untuk jalan-jalan ke Italia. Dalam rangka apa? Dalam rangka liburan saja. Mumpung suami saya sedang break kuliahnya, jadi kami menyempatkan diri untuk mengunjungi negara ini.

Well, sebelum bercerita detail tentang kota-kota yang kami kunjungi di Italia, disini saya ingin bercerita tentang gambaran tempat-tempat yang kami kunjungi secara keseluruhan dari pengalaman yang kami rasakan. Catat ya, ini berdasarkan pengalaman kami, jadi bisa jadi berbeda dengan apa yang kebanyakan orang lain rasakan.

Cinque Terre, Pisa, Firenze

Di Italia sendiri, kami mengunjungi 3 kota, Cinque Terre, Pisa, dan Florence. Tidak ke Roma, tidak pula ke Milan. Lalu, kenapa ke tiga kota ini? Tujuan awalnya adalah ke Cinque Terre, karena atas rekomendasi teman bahwa kota ini pemandangannya cantik, pemandangan laut dan tebing-tebing tinggi bisa disaksikan sekaligus. Maka, kami pun berencana berangkat kesana, dengan menggunakan pesawat. Setelah dicek, ternyata untuk mencapai Cinque Terre itu harus turun di Bandara Pisa. Kemudian, melihat di peta, ternyata Pisa-Florence itu tidak terlalu jauh, dan masih punya cukup waktu untuk mengunjungi Florence, maka jadilah ketiga kota itu masuk ke agenda kami.


Cinque Terre

Ini tujuan utama kami ke Italia. Cinque Terre, merupakan wilayah yang terdiri dari 5 desa, yaitu Monterosso Al Mare, Vernazza, Corniglia, Manarolla, dan terakhir Riomaggiore. Jadi, bagaimana penilaian saya tentang Cinque Terre ini? Menurut saya yaa, untuk Cinque Terre jawabannya antara yes dan no sih, tergantung apa yang mau dilihat.

Dibilang Yes, karena memang kotanya unik. Rumah warna-warni bersusun-susun tingkat mulai dari pinggir pantainya hingga di atas bukit. Pemandangannya cantik, lautnya dapet, gunungnya juga dapet. Apalagi kalo kamu pencinta pendakian, maka desa Cinque Terre ini cocok lah buat liburan, karena pemandangannya dapet banget kalo mendaki. Di Cinque Terre sendiri, salah satu yang dijual kepada wisatawannya adalah track pendakian nya yang membentang di kelima desa nya. Dari pendakian itu, bisa lihat desa-desa cantik bersatu dengan birunya laut serta jernihnya langit. Hanya saja, pendakiannya itu sendiri wow banget capeknya, karena beberapa rute yang cukup terjal membutuhkan fisik yang benar-benar prima.

Dibilang No, karena pemandangan laut-laut cantik kaya gini kayanya banyak yaah di Indonesia, bahkan lebih cantik lagi sepertinya. Perpaduan gunung dan laut kaya gini, di kampung ibu saya di Luwuk sana udah kaya pemandangan sehari-hari. Wong rumah nenek saya itu adanya di atas bukit, tapi kalo buka pintu depan, pemandangannya langsung laut. Bedanya yaa, disini ada rumah-rumah warna warni bersusun-susun gitu, di Indonesia ga ada. Lalu kenapa saya tetap dateng kesini? Ya penasaran aja sih. Hehehee.


Florence

Menurut saya, Florence bisa sih dibilang yes.

Florence itu adalah kota yang terkenal dengan kelahiran masa Renaissance dan juga di kota ini banyak tempat-tempat tua yang penuh sejarah, termasuk patung-patung terkenal, mirip dengan Paris gitu deh. Saran saya sih, sebelum kesini, biar bisa agak mendalami tentang sisi historis dari Florence ini, sebaiknya baca-baca dulu sedikit tentang kota ini. Hehehe. Sukur-sukur sih memang kamu pecinta sejarah. Tujuannya apa, ya biar lebih menikmati aja. Saya sendiri gimana? Suami saya pecinta sejarah, jadi kalo ke tempat-tempat seperti ini dia akan dengan senang hati bercerita panjang lebar kepada saya. 😀

Di luar sisi sejarahnya, kota ini bisa dibilang cukup cantik dengan gedung-gedung tuanya, dan hidup lebih lama dibanding Cinque Terre. Meskipun office hostelnya tutup di jam 10 malam, tapi suasana di luar masih ramai. Kami bahkan masih bisa makan spaghetti di pukul 11 malam. Beberapa toko bahkan buka 24 jam. Meskipun tidak secantik dan seromantis Paris, tapi menurut saya, bisa juga kok kamu ajak pasangan kamu berlibur ke Florence ini.


Pisa

Sebenarnya ada satu kota lagi yang kami kunjungi di Italia ini, yaitu Pisa. Tapi saya tidak bisa bilang banyak, karena kami hanya singgah sebentar ketika perjalanan dari Cinque Terre menuju Florence. Yang kami kunjungi pun hanya satu spot, yaitu Menara Miring Pisa. Hehee. Lokasi Menara Pisa ini dekat dengan Stasiun Pisa S. Rossore. Cukup berjalan kaki dari stasiun sudah tiba deh.

Di depan lokasi kawasan Menara Pisa, ada pasar yang isinya menjual pernak pernik souvenir Menara Pisa ini. Karena panas dan kami memang harus berburu waktu menuju Florence, jadinya kami tidak sempat berkeliling banyak.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s