Rotterdam in The Night

Pertama-tama gw mau bilang ini bukan soal kehidupan malam di Rotterdam, apalagi ngebahas soal Red Districtnya. Apaan tuh Red District? Gw juga ga tau. Hehehee. 😛

Jadi, ini lanjutan dari postingan sebelumnya  Setelah sore-sore gw dan laki ke Euromast, nah ini adalah cerita tentang perjalanan pulang kita.


Erasmusbrag in the Night

Matahari udah tenggelam dengan cantiknya. Sekarang langit pun udah gelap. Udaranya? Wow, jangan tanya. Dingiinn parah. Serius. Kayanya udara paling dingin yang pernah gw rasain selama 16 hari di Belanda itu ya di Rotterdam sini. Sebenernya udaranya ga dingin2 amat yaa, cuma hempasan anginnya itu yang bikin dingin. Maklum yaa, ini kan pelabuhan, dan lagi, kita berjalan di sepanjang pinggir laut-lautnya gitu.

Nah, di sepanjang jalan ini lah kita berjalan. Pemandangannya bagus banget. Dan, liat ga putih2 jauh di gambar kanan? Nah itu dia yang namanya Erasmusbrag, jembatan terkenal di Rotterdam. Ini dia tampak besarnya.

DSC00478Cantik ya?

Selain pemandangan Erasmusbrag, di sepanjang jalan menuju pulang kita disuguhi oleh pemandangan-pemandangan kapal-kapal tua milik nelayan.

DSC00448


The View – Giant Wheel Events

Nah, pas saya ke Rotterdam, lagi ada ini nih, semacam kincir besar yang ada di Rotterdam. Letaknya persis di depan Amsterdam Blaak Station. Ga persis depan-depanan sih, tapi ya di deket situ lah.

DSC00506Ini niihh, si The View nya.

Harga untuk naik dikenakan €6 per orang. Really really worth banget sih, soalnya kita muternya itu sampe 5 kali. Wkwkwkwk. Banyak banget yaa? Iyaa. Puteran pertama kita habiskan untuk foto-foto karena cakep banget gitu. Puteran kedua masih dipake buat foto-foto yang kurang-kurang. Puteran ketiga dipake buat menikmati tanpa harus ada kamera. Puteran keempat masih dipake buat menikmati. Puteran kelima kemudian bertanya-tanya, “kok ga selesai-selesai yaa?”

Puas deh jalan-jalan Rotterdam lagi meskipun masih banyak tempat-tempat di Rotterdam yang bisa dikunjungi di lain waktu. Karena udah malam dan dinginnya uda ga nyantai banget, maka kita putuskan untuk pulang kembali ke Delft.

See ya, Rotterdam!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s