Zaanse Schans! Sebuah Desa Kincir Angin di Belanda

Sabtu, 5 Maret 2016 Hari ke 8

Hello gengs! Belom apa-apa udah 8 hari aja gw disini yaa. Ga terasa. Di hari ke-8 ini agenda kami adalah menuju ke Zaanse Schans. Zaanse Schans adalah sebuah daerah dimana banyak terdapat kincir angin tua Belanda, sama seperti desa yang satunya lagi, yaitu Kinderdijk.

Awalnya agak-agak ragu sih mau kesana, soalnya ga terlalu booming gitu kan yaa. Gw lebih sering denger Kinderdijk sebagai wisata kincir angin daripada si Zaanse Schans ini. Tapi, itu lah uniknya wisata. Mencari sesuatu hal yang baru. Maka, diputuskan lah kita untuk ke Zaanse Schans (ZS) ini.


How To Get There?

Gimana kesananya? Kita kesana dengan menggunakan kereta. Untuk kesana dengan kereta dari Delft, begini kira-kira skema keretanya:

Delft Station – Amsterdam Sloterdijk Station ⇒
Amsterdam Sloterdijk Station – Koog Zaandijk Station.

Untuk mencapai Koog Zaandijk Station, dari Delft ga ada yang langsung, jadi harus transit dulu di Amsterdam Sloterdijk. Nah, dari Amsterdam Sloterdijk Station kalian bisa ambil kereta Sprinter yang mengarah ke Uitgest untuk turun di Koog Zaandijk Station. Untuk lebih tepatnya, bisa buka situs http://www.ns.nl/en/ untuk informasi jadwal kereta.

Saran aja nih, buat temen-temen yang berasal dari selatan Belanda, mending berangkatnya pagi, soalnya perjalanan menuju ZS ini cukup lama mengingat letak ZS yang agak ke utara. Waktu itu gw naik kereta dari Delft jam 08.19 dan sampe di Koog Zaandijk Station itu jam 09.25. Lumayan lama kan yaa.

Gini nih pemandangan selama perjalanannya, udah kaya mudik gitu deh karena yang dilewatin banyak lahan-lahan kosong gitu.

Akhirnya, setelah menempuh 1 jam lebih perjalanan, maka sampailah kita disini,

20160305_113000

Stasiunnya itu stasiun kecil dan sederhana. Kalo kamu pengguna kereta commuter line Jabodetabek Bogor-Jakarta, ini tuh kaya stasiun Pasar Minggu gitu deh, malah kayanya gedean Stasiun Pasar Minggu deh.

Turun kereta, untuk menuju ke ZS kamu harus turun tangga, trus belok kiri, nanti naik tangga lagi, dan pas di luar ada peta petunjuk jalan menuju ke ZS seperti ini,

20160305_094212_001

Sesampainya kamu di Stasiun Koog Zaandjik, jangan takut kehilangan arah untuk menuju ZS nya. Karena memang petunjuknya itu cukup jelas untuk diikuti. Kayanya pemerintahan dan warga setempat udah tau deh, kalo ada orang yang berkunjung kesana ya pasti mau ke ZS, makanya petunjuknya gampang banget dan dijamin ga nyasar.

Gambar-gambar di atas adalah suasana ketika menuju perjalanan dari stasiun ke ZS. Tanda-tanda kalo kamu udah deket dari tujuan adalah kamu bakal ngelewatin jembatan besar. Pemandangan dari atas jembatan ini cantik banget lhoo. Contohnya adalah gambar pojok kanan atas gw itu.


Overall Rating?

Perjalanan panjang kami akhirnya sampai pada tujuan, yaitu Zaanse Schans (ZS). Menarik? Jelas. Cantik? Banget. Udah ga bisa diungkapkan dengan kata-kata karena emang si desanya ini pemandangannya bagus banget yaa. Udaranya sejuk (dingin sih), mataharinya cerah, lingkungannya bersih, ga ada kendaraan bermotor, ditambah lagi dengan kincir angin-kincir angin tua di sepanjang perjalanan, membuat wisatawan menjadi nyaman buat berkunjung. Recommended sih buat dikunjungi.

20160305_102927


Kita bisa masuk ke Windmill nya juga lho!

Jadi, kincir anginnya itu ga cuma bisa kita nikmatin dari luar aja, tapi juga bisa dinikmatin dalemnya. Nah, dari sekian banyak windmill itu, akhirnya kita masuk deh ke salah satu windmill. Lupa namanya apa. Kalo ga salah namanya De Kat.

DSC00146
Ini nih Windmill yang kita masukin.

Harga masuk windmillnya itu cukup dengan €4 per orang. Isinya apa aja sih didalem? Isinya itu ya alat-alat windmillnya itu sendiri. Yang bikin keren adalah, semua alat-alatnya itu terbuat dari kayu.

20160305_103605_001Gini nih bentuknya.

Selain masuk ke sini, kita bisa naik ke atas lagi, menuju ke platformnya si Windmillnya. Dari situ, kita bisa lihat pemandangan ZS ini dari atas ketinggian. Tapi, agak merinding juga sih pas naik ke platformnya, soalnya kan pijakannya dari kayu gitu. Takut-takut rapuh aja. Anw, pemandangan dari platform ini cantik lho. Bersih dan sejuk gitu. Jakarta? Bye aja deh yaa. Hihihii.

DSC00122

20160305_103718

Fyi aja ya gengs, pas naik ke platformnya itu dingin banget lho. Dingin2 angin berhembus gitu. Mungkin karena tau orang-orang pada kedinginan, makanya pas banget pas pintu keluar gitu, ada yang jualan cokelat panas bonus kukis manis gitu seharga €1 saja.

20160305_104708Etaa. Chakeup. Cokelatnya enak banget lho gengs. Emang bakat dagang banget si abang.


Penutup

Abis minum cokelat hangat sebenernya perjalanan gw di ZS selesai dan akan lanjut lagi ke Amsterdam. Sebagai penutup, ZS ini menarik untuk dikunjungi kalo teman-teman ke Belanda. Ditambah lagi kan Belanda terkenal tuh akan kincir anginnya, makanya sempetin buat liat sendiri kincir anginnya itu seperti apa. ZS akan jauh lebih cocok buat temen-temen yang emang penyuka wisata alam. Buat kamu yang lebih condong ke wisata shopping a.k.a belanja, mending ke laut Rotterdam aja liat Lijnbaan. Hehehee..

DSC00149DSC00138.JPGFyi, kedua gambar di atas itu objeknya sama, hanya saja diambil dari 2 sudut yang berlawanan arah. Soo beautiful. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s