Kamis, Mari ke Pasar Kamis

Kamis, 3 Maret 2016, hari ke 6

Tidak seperti di Indonesia dimana yang namanya pasar itu buka di setiap hari, maka kalo di Delft ini pasar itu cuma buka di 2 hari, yaitu hari Kamis dan hari Sabtu, tapi akan jauh lebih rame di hari kamis, karena sayur2 itu jualannya di hari kamis aja. Lokasinya Pasar Kamis ini adalah di wilayah Stad Huis (Balai Kota) Delft yang merupakan central Kota Delft. Disana terdapat Nieuwe Krek dan juga ga jauh dari situ terdapat Beestenmarkt.

Nah, trus kalo ga bisa belanja hari Kamis, berarti ga bisa beli bahan makanan dan mesti nunggu seminggu setelahnya lagi dong? Engga kok gengs, jangan khawatir ya cyin. Untuk sayur dan buah gitu tetep bisa dibeli di toko-toko macemnya Polat International (toko bahan makanan yang jual makanan halal), Jumbo (ini kaya hypermart atau carrefour gitu), atau di toko asian semacam Amazing Oriental yang mana bahan makanannya cukup banyak tapi tetep aja varietas sayurnya bener-bener terbatas, ga sebanyak kalo belanja di Indonesia.

What’s in this market?
Jadi, bedanya apa dong belanja di Pasar Kamis ini sama di toko-toko gitu? Udah pasti lah masalah harga. Disini jauh jauh lebih murah. Jadi, ada satu tenda yang isinya jualan sayur2 murah gitu, per baki dia jual €1 all item. Gelo ga tuh? Padahal isi satu baki itu bisa banyak banget. Sayaang sih keasikan belanja jadi ga sempet moto.

Minusnya dari pasar ini adalah, sayur yang dijual cukup terbatas. Dari hasil pengamatan kemaren, yang dijual per baki seharga €1 itu adalah wortel, terong, toge, lobak, jamur, kembang kol, udah sih itu aja kayanya. Kalo buah, kemaren juga beli mangga €2,5 dapet 3 buah. Mangganya rasanya agak beda sama di Indonesia. Disini asem-asem manis gitu kaya nano nano. Hahaa.

Selain sayur dan buah, disini juga jual berbagai macam pernak pernik aksesoris, kain-kain, dan banyak lagi. Kalo kalian tau, ini semacam Gasibu di Bandung atau Pasar Kaget gitu deh. (klik gambar untuk memperbesar).

Oiya, buat pecinta makanan manis, bisa sih icip2 cemilan ini sembari lelah berbelanja. Hehe. 20160303_094209

Wafel panas gitu. Wafelnya teksturnya agak keras, lebih mirip biskuit, tapi lebih lunak dari biskuit. Tengahnya isi madu yang rasanya maniiss banget. Kalo yang ga terlalu suka manis sih ga terlalu rekomendasiin buat makan. Hahaa.


Well, sebagai penutup, kesan gw untuk belanja di Pasar Kamis ini adalah, yaah cukup pantas lah untuk dijadikan sebagai salah satu tempat belanja di setiap minggunya, karena emang murah banget. Tapi, kalo mau menu makanan yang lebih bervariasi lagi, disarankan abis dari sini belanja lagi di tempat macem Polat atau Oriental (seperti yang udah disebutin di atas), terutama untuk mencari lauk seperti daging, ayam, telor, tahu, tempe, dll.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s