First Day in Delft

Masih di hari yang sama, Sabtu 27 Februari 2016. Setelah beberes barang, unpacking koper-koper, lelah diri ini rasanya. Adek lelah, bang. 😦  Enak banget itu kalo tiduur. Waktu itu sore, sekitar jam 2 jam 3 gitu, kalo di Indonesia itu jam 8 jam 9 gitu deh, udah mendekati jam tidur gw (fyi, kalo pas di Jakarta, malem gw ga ada acara keluar, jam tidur maksimal gw adalah jam 10, dimana rata-rata gw tidur jam 9 malam). Nah, kata laki gw, buat orang-orang kaya gw, yang baru mengalami perjalanan jauh lintas zona waktu beda belahan dunia, sebaiknya sore-sore gitu jangan tidur, karena akan memperparah jet lag. Saat itu gw sih gw ikutin aja. Gw ga tidur meski gw ngantuk banget. Kita pun memutuskan untuk jalan-jalan. Aseek!

20160227_151020

20160227_151050

Delft, Feb 27, 2016 15.10 pm

Sebenernya, Delft ini termasuk kota kecil di Belanda, dan gw pun mengakuinya. Pusat keramaiannya itu ya di Centrum. Yang paling terkenal dari Kota Delft adalah dia merupakan tempat kelahirannya Vermeer, seniman asal Belanda yang terkenal itu. Tapi, meski terkenal gw ga kenal sih. Hahahaa. Satu hal yang paling gw kenal dari Delft adalah TU Delft nya. Kampus teknik yang kece badai, termasuk yang terbaik di Eropa.


Delft Centrum

Menurut gw, pusat Kota Delft ada di Centrum. Namanya aja udah Centrum yaa. Deket dari Stasiun Delft. Oiya, dan berhubung hari itu adalah hari Sabtu, pas banget lagi ada pasar. Jadi, kalo di Delft itu pasarnya ada 2 hari aja, ga setiap hari. Ada di Hari Kamis, dan Sabtu. Tapi kalo Sabtu pasarnya ga terlalu rame, yang jualan dikit aja.

Salah satu ikon Kota Delft, yang terletak di wilayah Centrum, adalah Gereja Nieuwekerk dan Oudekerk nya. Kita mengunjungi salah satunya, yaitu Nieuwekerk, letaknya berada di depan Stadhuis (balaikota) Delft. Dari rumah menuju centrum dilalui dengan berjalan kaki. Jauh sih, tapi seperti yang udah diceritakan, fasilitas pejalan kakinya tersedia dengan cukup baik, sehingga membuat kita ga masalah untuk berjalan kaki kemana-mana.

20160227_153525

Bangunan di belakang itu namanya Niewekerk

20160227_153443

Halaman luas di antara Stadhuis dan Niewe Kerk

Bangunan Gereja Nieuwekerk unik, tapi sebenernya ya bentuknya gereja di Belanda ya gitu-gitu semua sih. Tinggi menjulang, di atasnya ada jam dan lonceng. Kita ga masuk, Cuma foto aja dari luar. Dari Nieuwekerk, kita ke Bestenmarkt. Disini banyak toko-toko dan kafe-kafe jualanan makanan dan minuman gitu. Sebenernya di Centrum ini isinya itu semua sih: kafe, toko souvenir, jualan makanan dan minuman. Oiya, baca di beberapa sumber, kalo mau beli souvenir khas Belanda, beli di Delft aja. Harganya lebih murah. Masa sih? Ga tau sih gw, belom pernah coba.

Selain ada gereja dan bestenmarkt, ga jauh dari situ juga ada Oudekerk, Prinsenhof Museum, Molen de Ros, dll. Semuanya ada di sekitar Centrum Delft dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Kalo mau belanja baju-baju juga di sekitar Delft ada counter-counter H&M, The Athlete’s foot, ada perpustakaan kota juga, dan banyak lagi macemnya.

Berhubung udah mau magrib, kita memutuskan untuk pulang. Lagian, gw udah ngantuk parah. Waktu menunjukkan pukul 18.30 setiba kita di rumah. Laki gw bilang jangan tidur, biar meminimalisir jet lag gw. Tapi, gw ga bisa. Akhirnya gw memutuskan untuk tidur di jam stengah 7 malem, dan sukses terbangun di jam 2 pagi dan gw udah ga bisa tidur lagi. Hahahaa…

Tamat

20160227_155957

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s